Selamat Berpuasa

12Sep07

Asyiiiik, besok sudah puasa.
Ramadhan kali ini saya sudah gak sendiri lagi, sudah ada istri yang nemenin sahur dan buka puasa.
Semoga Ramadhan kali ini lebih khusyuk dan lebih tentram, tak ada lagi bunyi petasan yang memekakan telinga, dan semoga pula Ramadhan kali ini tidak ada berita di teve tentang rusuh karena ada penutupan paksa tempat hiburan malam atau sweeping kepada mereka yang tidak puasa.
Karena saya SANGAT tidak rela jika Ramadhan yg begitu indah di kotori oleh mereka2 yang sok suci menegakan risalah agama, tetapi sebenarnya mereka malah mencoreng agama mereka sendiri. Di sadari atau tidak, sudah beberapa Ramadhan belakangan ini jika Ramadhan datang hanya identik dengan razia PSK, minuman keras dan razia tempat2 hiburan malam.

Menyedihkan, seolah jika Ramadhan datang hanya membawa phobia bagi sebagian masyarakat kita yang memang di takdirkan majemuk, mereka phobia takut bunyi petasan, atau phobia warung2 makan mereka kena sweeping.
Bukan berarti saya setuju dengan mereka2 yang melakukan maksiat di bulan suci Ramadhan, tetapi jika di pikir secara jernih, bukankah ada perda2 yang mengatur untuk itu semua? Misalkan perda untuk jam malam tempat2 hiburan, perda untuk jualan selama bulan puasa, jika-pun mereka melanggar kenakan saja peringatan atau denda sebesar2nya kepada mereka, agar mereka jera. Tidak perlu kekerasan di bulan Ramadhan ini.

Percuma saja kan siang2-nya lapar puasa, tetapi malamnya bawa pentungan sambil tereak2 Asma Tuhan yang suci untuk menthungi orang2 yang belum tentu bersalah atau bahkan nge-pruki ladang cari makan sodara2 kita.
Lagian mereka yang biasa datang ke tempat lokalisasi atau hiburan malam kan sudah tentu kebanyakan orang2 yang sangat kecil sekali melaksanakan puasa.
Karena orang yang berpuasa sangat kecil sekali kemungkinannya untuk mengumbar nafsu keduniawian di tempat2 seperti itu, mereka yang berpuasa lebih suka melakukan tadarus atau iktikaf di surau atau mesjid2.
Belum lagi di bulan Ramadhan ada sebagian orang yang suka men-sweeping tempat2 makan di paksa untuk tutup agar menghormati orang yang berpuasa, atau ada juga para aparat yang suka razia miras dan sweeping para PSK, semua dilakukan untuk dan agar menghormati orang berpuasa dan menghormati datangnya bulan Ramadhan.

Loh kok semua jadi serba terbalik, seakan2 Ramadhan yang butuh manusia/orang untuk menghormati dia? padahal Ramadhan datang hanya khusus untuk mereka yang beriman. Ini Tuhan sendiri loh yang bilang. Secara tidak langsung Tuhan tidak mementingkan kuantitas/jumlah orang yang berpuasa, melainkan kualitas dr orang2 yang akan berpuasa.
Lah percuma saja kan banyak yang puasa dengan jalan di suruh2 atau di ancam2, tapi mereka tidak paham untuk apa mereka berpuasa, setelah Ramadhan pergi, kembalilah mereka kepada ritual2 nafsu yang mereka tahan selama sebulan, bahkan biasanya ritual nafsunya lebih dr sebelumnya.

Hakikat Puasa kan untuk membentuk mental, agar 11 bulan ke depan kita bisa lebih baik. Tapi sayang banyak orang yang terbelenggu dengan makna Ramadhan itu sendiri.

Wallahualam bisawab. Astagfirullahaladzim.

Salam Sejahtera dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1428 H.

Update :
Untung ada yg sepikiran dengan saya



4 Responses to “Selamat Berpuasa”

  1. 1 Kiyat

    Selamat Berpuasa Jeng😀

  2. 2 DeathnotE

    Sama2.
    Terima kasih

  3. 3 funkshit

    met puasa jga
    btw, boleh nyomot banner puasanya ngga ?😀

  4. 4 DeathnotE

    Selamat puwasa juga ya😀

    Silahkeun jeng.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: