Bisikan Hati Terdalam…

21Sep07

Belum genap 10 hari puasa, deretan shaff di masjid tempat saya melakukan shalat Tarawih sudah mulai tampak menyusut. Kurang lebih tersisa 3 shaff untuk deretan pria, bila dibandingkan dengan jamah wanita lebih mendingan deretan shaff wanita yang masih nampak penuh sampai pintu beranda mesjid.

Lain halnya ketika Ramadhan baru tiba, jamaah seolah kehabisan tempat karena banyaknya orang yang datang, walau biasanya sih cuma euforia sesaat aja heheue.

Selepas tarawih, sambil berjalan kaki pulang di otak jahat saya mulai usil meng-absen siapa saja yang nampak dan tidak nampak di masjid tadi.

“Temen saya si anu, biasanya rajin kok belom pernah kelihatan yah? kemana aja?
Terus si anu dan si anu, tumben-tumbenan berangkat, insafkah?
Belum si anu, si anu, sia anu……..ada apa ya?”

Gak terasa sampai depan pintu rumah, otak saya masih saja di penuhi pikiran2 itu.
Sampai ketika saya akan membuka pintu, saya seperti mendengar suara lirih banget dari dalam hati yang paling dalam,

“Sepertinya sholat tarawih-mu malam ini percuma deh, gak dapat pahala. Sempet2-nya mencari-cari kesalahan orang”

Twiiiiiiiw…….otak saya langsung kosong, mlongo sesaat..bengong dot com.
Tapi sesaat kemudian saya tersadar, karena memori otak saya mengintruksikan bahwa saya harus membuat mie rebus dengan kuah pedas dengan campuran jamur tiram dan bakso yang sempat saya bayangkan sore hari sebelum buka puasa tadi.



5 Responses to “Bisikan Hati Terdalam…”

  1. 1 starboard

    Ya.. fenomena nya gitu jeng😀

    kaya aku😀, berhubung masih jd anak boedjang, ya tarawihnya awal doang, sukur sukur sempet nutup di akhir ane :))

  2. 2 amplas

    masya alloh, itu bneran safnya cuman sgituw jeng? btw percuma juga mesjidnya gede tapi ga ada jamaahnya

  3. 3 DeathnotE

    @jeng starboard
    sebentar lagi kan udah gak boedjang lagi😀

    @amplas
    heueheue, iya jeng shaff-nya terjadi penyusutan😀

  4. 4 funkshit

    akh percuma sudah merid kok masih makan mie rebus.. bikin sendiri pula. . .

  5. 5 DeathnotE

    @pangsit
    kasihan jeng istri saya, udah masak siang harinya :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: