Debat Agama dan Ungkapan Cinta

21Feb08

Berdebat tentang agama dan keyakinan tidak akan ada habisnya. Di terus-terusin pun yang ada hanya akan mengundang polemik yang tidak perlu. Yang di perlukan hanya kedewasaan dan saling menghormati satu sama lain.

Pun perdebatan yang terjadi antara saya dan sahabat saya kemarin siang. Biarpun perdebatan hanya via Yahoo messenger, tidak mengurangi esensi dari rasa saling menghormati perbedaan pendapat dan pandangan di antara kami. Tidak ada gontok-gontokan dan saling memaksakan kehendak.

Bahkan di akhir perdebatan, sahabat saya masih mengungkapkan rasa cinta untuk saya.

Saya sungguh terharu dan bangga akan kebesaran jiwa dan cara pandangnya menyikapi perbedaan.

Tapi sebentar, tunggu dulu…sepertinya ada yang janggal…ada sesuatu yang salah dengan “ungkapan cinta” dari sahabat saya tersebut.

Perasaan kemarin, lawan debat saya cowok. Haqul yaqin 100% persen cowok. E’ ladalah saya kan cowok juga.

O’ alah jeng, tak kira sampeyan sudah sembuh



25 Responses to “Debat Agama dan Ungkapan Cinta”

  1. duuuh.. saya malahan sangat menghindari perdebatan ini.. takutnya yang bersangkutan tersinggung gitu.. ya tapi kalo sama sahabat mah mungkin kita bisa saling mengerti..

    walah.. blom sembuh toh??

  2. Ya semoga cinta kalian diberkati.. hahahahhahah

    Om Yess memang mangtabs!

  3. Dasar ependi! :p

  4. Nyokapnya EL
    ‘duh bang .. kalo mau selingkuh pilih2 donks’

  5. jadi kapan resepsinya..????

  6. ugh…
    arisan ko obrolannya berat to jeung…
    ada cinlok juga eh??
    *ditendang*
    ___________________________________
    dan menghormati, memang itu kuncinya…
    *kaleee*:mrgreen:

  7. ependi tu menular ga sehh ???

  8. undangannya yah..alamat saya belum pindah lho Jeng..kekeke..

  9. comment #7

    ependi tu menular ga sehh ???

    Hati-hati ependi dapat menyebabkan kanker, impotensi, dan gangguan kehamilan pada janin.
    haha…

    met mencintai *suit suit*

  10. apaan sih bro..ngga ngerti gw????

  11. buat pasangan, beda keyakinan mungkin saja
    beda kelamin, itu harus!
    😆

  12. Effendi detected…😆

    Hoalah dalah, yang penting bukan bener ato salah, BENER ndak jalanin esensi agama yang cinta damai dan welas asih itu. Kalo belum bisa cinta damai dan welas asih jangan ngaku bener…:mrgreen:

  13. sebenarnya saya gak berharap sodara2 membaca paragraph2 awal. Inti tulisan ini sebenarnya ada di 2 paragraph terakhir xixixiixix

  14. yess.. untung saya ga serius bacanya haha…

  15. loh,klo dah dah jelas pelakunya,knp skrinsyutnya masih ditutupi, Pak?

  16. wakakakakakakakak.. untung saja baca sampe habis..😀

  17. 17 pengki

    woo.. sandal itu emang begitu tuh. wakakaka..😆

  18. ependiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii……………

  19. cinta memang harus dinomorsatukan

  20. saya cemburu!
    👿

  21. Paling males ama yang namanya perdebatan agama. Hargai aja hak masing2 orang untuk percaya sama apa yang mereka anut.

  22. ada yg mengkomentari secara serius rupanya:mrgreen:

  23. gapapa jeng.. dipersilakan.. hihi..

  24. Hooo ternyata debat di komen berlanjut ke YM…

  25. 25 boo

    …angoooppp…

    lho ndal? ternyata kau duakan diriku?

    *ngeloyor nyari tali tambang buat gantung diri*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: