Google Addictive…

04Feb09

Sudah dua hari ini udara di ruangan ‘bengkel’ biasa saya mangkal terganggu dengan aroma tidak sedap khas bau bangkai.

Juragan saya menerka, kalau gak bangkai cecak, ya bangkai serangga kecil lainnya, karena kalau menuduh bau bangkai tikus kok kayanya gak mungkin, mengingat ruangan ini cukup rapat untuk di masuki binatang pengerat itu.

Ruangan bengkel ini, kurang lebih 75% terdiri dari kaca, jadi kalo AC-nya kedinginan ya kliatan banyak embunnya, mangkanya gak heran ada aroma tidak sedap semacam ini susah banget ilangnya, karena ventilasi yang sangat kurang. Tapi kalau di tambahin ventilasi, nanti AC–nya jadi sia-sia dong:mrgreen:

Juragan saya sampe gak betah dan rela menyediakan hadiah Rp. 50.000 + di traktir makan-makan sepuasnya buat si penemu sumber bau ini.

Alhasil rekan2 montir saya pada sibuk bongkar-bongkar ruangan, dari bawah, samping, kursi, bawah meja, di dalam laci, sampe-sampe CPU-pun gak lupa di bongkar, sapa tau ada cecak kebakar di dalamnya.

Tapi nihil……..udah 2 hari ini aroma gak sedap masih saja harus kamu cium.

Akhirnya salah satu rekan mbengkel saya nyerah. Sambil nutupin hidung dia nyeletuk…”Kita itu biasa nyari sesuatu pake Google, kok gak kepikiran nyari pake itu  ya? (Google : red) .

Ah dasar, udah kebiasaan di manja Google sih, sampe2 nyari aja bangkai di ruangan aja pake Google.

Sampeyan ada saran “Query” apa yang harus rekan saya masukkan biar Google bisa menemukan sumber bau ini?

Untuk sementara ini beberapa query yang sudah di masukkan, tapi mbah Google belum berhasil mendetek:mrgreen:

“Cari+Sumber+Bangkai”

“Daftar persembunyian bangkai”

“Tempat biasa mangkal bangkai”

“Aroma bangkai inurl: http://www.ruangan.com”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++



4 Responses to “Google Addictive…”

  1. wakakakakakaka…kalo ga dimiscol aja jeng..

  2. Lagi2 larinya ke Om Gugel😀

  3. wakakaka~ segitunya (doh)

  4. 4 chiw

    suatu saat, mungkin si El akan nanya sama Bapaknya “Ayah Ayah… Bunda lagi dimana? El bajunya sobek nih, perlu dijahit”

    Bapaknya njawab : “gugling aja sana, Bundamu lagi dimana!” sahut si Bapak sambil cekakak cekikik ngeblog.

    di hari yang lain, Bapaknya gantian nanya sama El “El, Bundamu kemana aja toh? Badan Ayah lagi ngga enak iniiih…”

    dan like father like son, El pun menjawab “Ayah kenapa nanya el? gugling aja sanah!”
    😆😆😆
    :mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: