Sebuah Petisi Anti Mandi

20Jul07

Petisi ini dibuat karena saya mendapat teguran dari sebuah lembaga yang dilindungi keberadaanya baik secara agama, adat, dan hukum.

Lembaga tersebut saya sebut dengan istri, yang selanjutnya di sebut Pihak II.

Saya sebagai suami yang ditegur, selanjutnya disebut Pihak I

Mengingat :
Setelah pulang kerja badan saya capek, mata lelah melototin monitor seharian

Menimbang :
Udara dan air Jogja yang akhir-akhir ini cenderung sangat dingin, terutama di pagi dan malam hari.

Memutuskan :
Saya males mandi sehabis pulang kerja.

Tertanda
Pihak I

Dan ini jawaban singkat dan padat dr Pihak II

Saya tidak perlu mengingat apalagi menimbang.
Saya secara sepihak memutuskan pihak I tidur sendiri.

Wakakakakakakaka



5 Responses to “Sebuah Petisi Anti Mandi”

  1. 1 funkshit

    wkwkwkkwkw. . . . .
    masih dalam rangka bulan madu kok udah pisah ranjang. .
    hueh ue hue hue

  2. 2 Kiyat

    Sokorrr…. tidur sendiri gak dapet jatah hahahah…

    bro.. kan mengingat udara jogja yang dingin dan bro detnot yang sepertinya takut air, maka saya menyarankan jeng detnot MANDI KUCING ajah heheheheh

    kan mantabs.. solusi terpecahkan, dua pihak senang hahahha

  3. 3 DeathnotE

    @jeng pangsit

    Heueheuue
    Abis sedang ngidam jeng..jadi gk kuat bau keringet😀

    @jeng kiyat
    Guud idea jeng😀

  4. 4 sandal

    sokoooooooooor!
    wahahahah…

  5. 5 DeathnotE

    @Jeng Sandal
    Mau nemenin saya tidur gak jeng ?😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: